Mengenal Kawasan Dago Bandung: Sejarah, Wisata Terkenal, dan Kuliner yang Menggoda

- 4 April 2024, 00:16 WIB
Dago Pakar Waterfall
Dago Pakar Waterfall /

RUBLIK DEPOK - Bandung terkenal dengan beragam destinasi wisatanya yang memikat, salah satunya adalah kawasan Dago.

Suasana sejuknya yang menenangkan serta berbagai pilihan tempat wisata yang mengesankan menjadikan Dago destinasi populer untuk liburan bersama keluarga maupun teman. Selain kekayaan alamnya yang memesona, Dago juga menyuguhkan kelezatan kuliner yang menggugah selera.

Terletak 5 km di sebelah utara pusat Kota Bandung, kawasan Dago mudah diakses menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum.

Sejarah Singkat Kawasan Dago

Nama "Dago" berasal dari bahasa Sunda "Silih Dagoan" atau "Padago-Dago" yang berarti saling menunggu. Penamaan ini terinspirasi dari kebiasaan masyarakat setempat yang mayoritas berprofesi sebagai petani dari daerah utara.

Mereka akan bertemu dan menunggu pedagang di sebuah perempatan di Desa Coblong, yang kini dikenal sebagai Simpang Dago, sebelum berangkat ke pasar di Kota Bandung.

Kawasan Dago pernah mengalami tiga kali perubahan nama jalan, yaitu Dagostraat, Jalan Dago, dan terakhir Jalan Ir H Djuanda.

Dago yang terletak di Bandung utara ini memiliki sejarah sebagai kawasan perdagangan, sosialisasi, transportasi, dan pemukiman.

Dahulu, Dago merupakan pemukiman elite yang dikenal sebagai kawasan villa yang dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda.

Kawasan pemukiman ini berkembang dari tahun 1950 hingga 1970-an. Pada tahun 1970 hingga 1980-an, Dago mulai menjadi tempat nongkrong yang populer di kalangan anak muda, yang bertahan hingga saat ini.

Dago telah menjadi lokasi penting bagi para rocker, punk, dan pemuda subkultural lainnya. Gaya hidup alternatif dan karya kreatif mereka telah berkontribusi signifikan terhadap perkembangan Bandung sebagai 'kota kreatif'.

 

Wisata Terkenal di Dago

  • Dago Dreampark

Dago Dreampark adalah destinasi wisata alam yang menawarkan petualangan seru di tengah hutan pinus. Cocok untuk keluarga dan anak-anak, Dago Dreampark menyediakan 30 wahana yang bisa dinikmati. Harga tiket masuk mulai dari Rp27.000.

  • Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda

Taman Hutan Raya Djuanda cocok bagi yang ingin menenangkan pikiran dan jiwa. Kawasan konservasi seluas 590 hektare ini memiliki udara sejuk dan pemandangan hutan lindung yang masih asri. Harga tiket masuk hanya Rp17.000.

  • Kebun Binatang Bandung

Kebun Binatang Bandung merupakan rumah bagi 700 koleksi hewan dari Indonesia dan luar negeri. Pengunjung dapat melihat berbagai jenis mamalia, burung, reptil, dan ikan. Harga tiket masuk Rp45.000 untuk hari biasa dan Rp55.000 untuk hari libur.

  • Selasar Sunaryo Art Space

Selasar Sunaryo Art Space memamerkan karya seni lukis, pahatan, dan visual multimedia. Galeri seni ini didirikan oleh Sunaryo, seniman terkenal asal Bandung. Selain menikmati karya seni, pengunjung juga dapat menikmati pertunjukan musik langsung dan membaca buku di perpustakaan tersembunyi.

Rekomendasi Kuliner di Dago

  • Warkop H Mahmud

Warkop H Mahmud buka 24 jam dan menyajikan menu andalan yaitu Mie Bangladesh. Mie ini bukan berasal dari Bangladesh, melainkan dari Medan. Nama minya diambil dari nama penjualnya, Bang Ladesh.

  • RM Ampera

RM Ampera menawarkan masakan khas Palembang dengan cita rasa yang otentik. Hidangan andalannya adalah pempek dan pindang.

  • Rumah Makan Siang Malam

Rumah Makan Siang Malam menyediakan beragam pilihan masakan Indonesia. Harga yang ditawarkan terjangkau dan rasanya dijamin enak.

  • Roemah Kuliner

Roemah Kuliner menyajikan hidangan tradisional Sunda dalam suasana yang nyaman. Beberapa menu yang direkomendasikan adalah nasi timbel dan ayam bakar.

  • The Stone Cafe

The Stone Cafe menawarkan pizza panggang batu yang unik dan lezat. Kafe ini juga menyajikan hidangan Western dan kopi berkualitas.

Sebagai restoran Sunda pertama di kawasan Dago, Dago Panyawangan selalu ramai setiap harinya. Restoran yang sudah berdiri sejak puluhan tahun ini buka mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.

Beberapa menu yang wajib dicoba di Dago Panyawangan antara lain:

  • Nasi timbel bebek penyet pedas
  • Pepes ikan mas
  • Peyem bol
  • Es gamelan
  • Jus katineung

 

  • Dago Panyawangan

Inilah restoran Sunda legendaris yang pernah didatangi Presiden Joko Widodo. Berada dekat dengan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) membuat restoran ini mudah ditemukan. Lokasi tepatnya berada di Jl Ir H Djuanda No 127.

Restoran Sunda pertama di kawasan Dago ini selalu ramai setiap harinya. Restoran yang sudah ada sejak puluhan tahun ini buka mulai pukul 10 pagi sampai 10 malam.

Beberapa menu yang bisa Rublikans coba diantaranya, nasi timbel bebek penyet pedas, pepes ikan mas, peyeum bol, serta jangan lupa segarkan dengan es gamelan dan jus katineung.

  • Batagor dan Baso Simpang Dago

Bagi yang mencari cemilan ringan, Batagor dan Baso Simpang Dago adalah pilihan yang tepat. Kuliner ini menawarkan variasi batagor kuah dan kering dengan harga mulai dari Rp5.000 hingga Rp21.000.

Batagor dan Baso Simpang Dago berlokasi di Jl. Ir. H. Djuanda No. 218. Kuliner ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB.

Warung Laos

Warung Laos menyediakan area makan indoor dan outdoor. Lokasinya yang berada di bagian atas memungkinkan pengunjung menikmati keindahan Kota Bandung. Menu favorit di Warung Laos adalah piza.

Warung Laos beralamat di Jl. Raya Golf Dago No. 90. Kuliner ini buka setiap hari. Jam buka Warung Laos adalah sebagai berikut:

  • Senin dan Selasa: 16.00 - 23.00 WIB
  • Rabu - Minggu: 11.00 - 23.00 WIB

 

Editor: Iswahyudi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah