Jangan Kemakan Tren ASI Bubuk, karena Turunkan Kualitas ASI dan Hilangkan Bonding Ibu-Anak

- 13 Mei 2024, 10:58 WIB
Ilustrasi ibu sedang menyusui bayi
Ilustrasi ibu sedang menyusui bayi /

RUBLIK DEPOK - Di media sosial, terutama di For You Page (FYP), banyak ibu yang sedang ramai membicarakan tentang ASI bubuk.

Seorang kreator konten TikTok dengan akun @natasha.surya membagikan pengalamannya dalam proses pembubukan ASI.

Natasha mengungkapkan bahwa ia tidak melakukan pembubukan ASI sendiri, tetapi melalui bantuan sebuah perusahaan yang khusus bergerak dalam pembubukan ASI.

Ketua Satgas ASI Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), DR Dr Naomi Esthernita Fauzia Dewanto, Sp.A(K), mengingatkan bahwa dampak dari komponen ASI bubuk belum sepenuhnya diketahui.

Proses pembuatan ASI bubuk seperti freeze-drying dapat mempertahankan struktur molekul susu, namun penggunaan suhu tinggi dapat mempengaruhi rasa dan kualitas ASI.

Namun, belum ada bukti ilmiah yang memadai mengenai apakah ASI yang dibubukan ini memiliki nutrisi yang sesuai untuk bayi.

“Tanpa bukti penelitian yang memadai, hingga saat ini belum jelas apakah freeze-dryed ASI memiliki rasio protein, lemak, karbohidrat yang tepat sebagai sumber nutrisi penting yang dibutuhkan bayi, berikut zat aktif untuk kekebalan tubuh dan tumbuh kembang bayi,” kata Naomi.

Naomi juga menyatakan bahwa metode ini masih sangat baru dan belum ada aturan penggunaannya dari lembaga kesehatan terkait.

Ia menyarankan agar masyarakat tidak tergesa-gesa mempromosikan atau memberikan ASI bubuk kepada bayi, terutama bayi prematur atau dengan kondisi medis tertentu.

Naomi menekankan pentingnya menyusui langsung untuk memastikan zat aktif dalam ASI tetap terjaga, meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi, dan membangun rasa aman.

"Menyusui langsung dari payudara ibu sangat direkomendasikan agar dapat terjalin kontak erat antara ibu dan bayi, menumbuhkan rasa aman dan meningkatkan ikatan orangtua-anak. Menyusui bukan sekadar memberikan ASI,” kata Naomi.

Proses pembuatan ASI bubuk melalui freeze-drying dilakukan untuk memperpanjang umur simpan ASI hingga 3 tahun, namun masih terdapat risiko perubahan komponen utama ASI.

Ia juga mengingatkan bahwa pembekuan ASI di rumah dapat mengakibatkan perubahan fisik pada komponen ASI dan menurunkan kualitas ASI seiring lamanya penyimpanan beku.

Editor: Jamhari Ali Gani


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah