Pendiri Telegram Ungkap Rencana Capai 1 Miliar Pengguna Aktif Bulanan, Berpotensi Jadi Pesaing WhatsApp

- 27 Mei 2024, 06:31 WIB
//Unsplash/Rubaitul Azad

RUBLIK DEPOK - Dalam waktu dekat, Telegram berencana untuk mencapai 1 miliar pengguna aktif bulanan (MAU) di aplikasinya. Hal ini diumumkan secara langsung oleh pendiri Telegram, Pavel Durov.

"Pengguna aktif bulanan kami akan mencapai 1 miliar pada tahun ini," ujar Durov, seperti dilansir dari Reuters, pada Jumat (24/5/2024).

Sementara itu, WhatsApp saat ini memiliki lebih dari 2 miliar pengguna aktif bulanan hingga akhir tahun 2023. Telegram dianggap sebagai pesaing kuat WhatsApp.

"Dalam beberapa waktu terakhir, Telegram telah berkembang begitu pesat," kata Durov.

Lebih lanjut, pengusaha asal Rusia tersebut mengungkapkan bahwa ia telah mendapat tekanan dari beberapa negara untuk membatasi pertukaran informasi tertentu di dalam Telegram.

Namun, Durov menegaskan bahwa Telegram, yang saat ini memiliki 900 juta pengguna aktif, akan terus menjadi platform netral yang tidak terlibat dalam konflik geopolitik.

Menurut Durov, prinsip tersebutlah yang membuat Telegram semakin diminati oleh pengguna di seluruh dunia.

Telegram, yang berbasis di Dubai, didirikan setelah Durov meninggalkan Rusia pada tahun 2014 karena menolak tuntutan untuk memblokir suara komunitas oposisi di platform media sosial miliknya saat itu, VK. Ia kemudian menjual VK dan mendirikan Telegram.

Sebuah laporan dari Financial Times pada bulan Maret mengindikasikan bahwa Telegram mungkin akan go public di bursa AS setelah berhasil meraih keuntungan.

Halaman:

Editor: Iswahyudi


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah