Kegiatan Sukarela Warga Masyarakat dalam Proses Pemilihan Penguasa Menurut Herbert McClosky

- 10 Mei 2024, 17:32 WIB
Herbert McClosky, seorang ilmuwan politik yang dikenal sebagai salah satu tokoh terkemuka dalam studi tentang partisipasi politik.
Herbert McClosky, seorang ilmuwan politik yang dikenal sebagai salah satu tokoh terkemuka dalam studi tentang partisipasi politik. /

RUBLIK DEPOK - Partisipasi politik merupakan sebuah konsep yang sering dibahas dalam dunia politik. Secara sederhana, partisipasi politik dapat diartikan sebagai kegiatan sukarela dari warga masyarakat dalam proses pemilihan penguasa.

Namun, definisi ini dapat menjadi lebih kompleks jika dilihat dari perspektif Herbert McClosky, seorang ilmuwan politik yang dikenal sebagai salah satu tokoh terkemuka dalam studi tentang partisipasi politik.

Menurut McClosky, partisipasi politik adalah suatu bentuk kegiatan yang melibatkan warga masyarakat dalam proses pengambilan keputusan politik yang berdampak pada kepentingan umum.

Partisipasi politik ini terdiri dari dua elemen penting, yaitu keterlibatan individu dan tujuan untuk mempengaruhi proses politik. Dengan kata lain, partisipasi politik tidak hanya mencakup kegiatan fisik seperti memilih dalam pemilihan umum, tetapi juga melibatkan pemahaman dan pengetahuan tentang proses politik serta niat untuk berpartisipasi dalamnya.

Dalam konteks pemilihan penguasa, partisipasi politik dapat dilihat dari berbagai macam bentuk, seperti kampanye politik, debat, diskusi, dan aktivitas lain yang bertujuan untuk mempengaruhi hasil pemilihan. Namun, menurut McClosky, partisipasi politik tidak hanya terjadi pada waktu-waktu tertentu seperti pemilihan umum, tetapi juga dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

Contohnya adalah ketika warga masyarakat berpartisipasi dalam pertemuan kelompok masyarakat atau diskusi publik untuk membahas isu-isu politik yang sedang relevan.

Dalam artikel ilmiahnya yang berjudul "A Critical Review of the Theory of Participation Participation" yang diterbitkan pada tahun 1968, McClosky menekankan pentingnya partisipasi politik dalam memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses politik.

Menurutnya, partisipasi politik yang aktif dan berkelanjutan dapat memperkuat demokrasi dan meningkatkan kualitas keputusan politik yang diambil.

Namun, McClosky juga menyadari bahwa tidak semua warga masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam proses politik, terutama mereka yang berasal dari kelompok marginal atau kurang berpendidikan.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya adanya upaya untuk memperluas akses dan kesempatan bagi seluruh warga masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam proses politik.

Dari sudut pandang McClosky, partisipasi politik tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab setiap warga masyarakat untuk terlibat dalam proses politik yang berdampak pada kehidupan mereka.

Partisipasi politik yang aktif dan berkelanjutan dari masyarakat akan membantu menciptakan pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel.

Dalam konteks Indonesia, partisipasi politik juga menjadi isu yang penting. Sebagai sebuah negara demokrasi, partisipasi politik dari warga masyarakat sangat diperlukan untuk memperkuat demokrasi dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, perlu ada upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya partisipasi politik yang aktif dan berkelanjutan.

Dalam kesimpulannya, definisi partisipasi politik menurut Herbert McClosky mencakup dua elemen penting, yaitu keterlibatan individu dan tujuan untuk mempengaruhi proses politik.

Partisipasi politik yang aktif dan berkelanjutan merupakan kunci untuk memperkuat demokrasi dan meningkatkan kualitas keputusan politik yang diambil.

Oleh karena itu, partisipasi politik harus dilihat sebagai tanggung jawab bersama dari setiap warga masyarakat, bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata

Editor: Iswahyudi


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah