Lah! Kereta Woosh Dengan Pembangunan Biaya Rp127,3 Triliun Bocor, Air Mengenang dari Sambungan Gerbong 5-6

- 12 April 2024, 18:27 WIB
Kebocoran terjadi di Kereta Cepat Whoosh akibat hujan deras pada 12 April 2024 sekira pukul 14.00 WIB, saksi mata ditegur agar tak mengambil video dan menyebarkannya. 12/4/2024.
Kebocoran terjadi di Kereta Cepat Whoosh akibat hujan deras pada 12 April 2024 sekira pukul 14.00 WIB, saksi mata ditegur agar tak mengambil video dan menyebarkannya. 12/4/2024. /Instagram @Pikiranrakyat.

RUBLIK DEPOK - Pada hari ini, terjadi insiden kebocoran di Kereta Cepat Woosh yang berangkat dari Tegalluar menuju Halim pukul 14.00 WIB akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut. (12/4/2024)

Kondisi ini mengakibatkan genangan air di dalam gerbong dan sambungan gerbong 5 dan 6 yang mengalami rembesan air.

 "(Rembesan air berasal) dari sambungan (gerbong), dari gerbong 5 ke 6, tadi langsung di pel," kata saksi mata saat dihubungi Pikiran-rakyat.com.

Menurut kronologi kejadian, hujan deras yang mengguyur Tegalluar pada pukul 14.00 WIB menjadi penyebab utama terjadinya kebocoran tersebut.

Rembesan air mulai terlihat di sambungan gerbong 5 dan 6, yang kemudian menyebabkan air merembes ke dalam gerbong dan mengakibatkan genangan air di lantai.

Petugas KCIC segera bertindak cepat dengan mengepel lantai yang terkena rembesan air, sehingga meminimalisir dampak yang lebih parah.

Namun, ada kejadian yang cukup memprihatinkan saat saksi mata sempat ditegur karena merekam dan menyebarkan informasi kebocoran tersebut.

 "Cuma ditegur aja gak boleh video, 'maaf ya gak boleh divideo, gak boleh dishare, karena ini kesalahan teknis akibat cuaca," tutur saksi mata tersebut menirukan teguran yang diterima.

KCIC sangat memohon maaf atas kejadian tersebut dan meminta masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dikonfirmasi oleh pihak terkait.

Tim Pikiran-Rakyat Media Network mencoba mengonfirmasi terkait kejadian ini, namun hingga saat ini masih menunggu tanggapan resmi dari pihak terkait.

Berikut adalah informasi tambahan terkait Kereta Cepat Woosh yang perlu diketahui. Kereta ini menghubungkan dua kota besar yaitu Jakarta dan Bandung dan telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Oktober 2024.

 “Kereta cepat ini kita namakan Whoosh. Ini merupakan inspirasi dari suara yang melesat dari kereta berkecepatan tinggi dan Whoosh merupakan singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Hebat,” ujar Presiden Jokowi saat meresmikan. 

Nama "Whoosh" dipilih karena merupakan suara yang keluar dari kereta berkecepatan tinggi. Kereta ini memiliki panjang lintasan sepanjang 142 KM dan diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi para pengguna transportasi.

Pembengkakan Pembangunan Kereta Cepat

Awalnya, proyek pembangunan kereta cepat ini disepakati dengan biaya sebesar Rp108 triliun. Namun, kenyataannya biaya tersebut tidak sesuai dengan realita.

Tercatat, terjadi pembengkakan biaya sekira Rp19,3 triliun. Hal ini berarti, total biaya pembangunan kereta cepat Whoosh menelan biaya sebesar Rp127,3 triliun.

Pembengkakan biaya ini ternyata mencapai 20% dari nilai proyek. Pihak China yang menjadi partner dalam proyek ini, hanya menyetujui penambahan biaya tersebut sebesar 20%. Hal ini terungkap dalam pernyataan Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi pada 22 Juni 2023.

"Total biaya USD 7,2 miliar (sekitar Rp 108 triliun), ada penambahan USD 1,2 miliar. Awalnya dihitung ada penambahan US$ 1,4 miliar, sudah lewat BPKP. Tetapi proposal setelah dibawa ke pihak China, mereka hanya bisa menyetujui penambahan biaya 20% dari nilai proyek," kata Dwiyana Slamet Riyadi.

Tanggapan Warganet

Insiden kebocoran kereta cepat Jakarta - Bandung menjadi topik hangat yang ramai diperbincangkan warganet di berbagai platform media sosial, termasuk Instagram dari kolom komentar video yang diunggah akun Ig pikiranrakyat. Berikut adalah beberapa tanggapan yang menarik dari para pengguna Instagram:

  • @ayosnry: "Udah angsuran mahal, bayar pake APBN pula ????"
  • @achmad_sihabuddin: "Remember, it's made in china"
  • @ricky_syarief02: "PT KAI tertawa melihat ini????"
  • @ricky_syarief02: "Tambal ku nodrop????"

Mereka juga menyoroti penggunaan dana APBN yang sangat besar untuk proyek ini dan mempertanyakan kualitas kereta cepat yang diproduksi di Cina.

***

 

Editor: Iswahyudi

Sumber: Pikiran Rakyat


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah