Generasi Z dan Tantangan Pengangguran: Faktor Penolakan dalam Melamar Pekerjaan

- 22 Mei 2024, 18:53 WIB
ilustrasi gen z
ilustrasi gen z /Pexels/

RUBLIK DEPOK - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menduga banyak anak muda Generasi Z mengalami pengangguran akibat seringkali ditolak dalam melamar pekerjaan.

Penolakan ini dianggap sebagai salah satu faktor yang menyebabkan jumlah anak muda di Indonesia termasuk dalam kategori tanpa kegiatan atau youth not in education, employment, and training (NEET).

Menurut Deputi Bidang Kependudukan dan Ketenagakerjaan Bappenas, Maliki, ketika seorang individu telah menjadi NEET selama 1 atau 3 tahun, hal ini dapat mengurangi motivasinya untuk mencari pekerjaan.

Rentetan penolakan yang dialami anak muda tersebut membuat mereka kehilangan semangat. Mereka menjadi tidak percaya diri dalam melanjutkan proses melamar kerja.

Maliki menyatakan bahwa pemerintah telah memperhatikan kondisi ini. Terdapat berbagai faktor yang membuat upaya mencari pekerjaan menjadi sulit bagi anak muda, termasuk dampak jangka panjang dari pandemi Covid-19 terhadap ekonomi Indonesia.

Pada tahun 2019, persentase NEET di Indonesia sebesar 21,77%, namun saat pandemi terjadi, angka tersebut meningkat menjadi 24%. Meskipun jumlah tersebut telah mengalami penurunan menjadi 22,5% pada tahun 2023, masih terdapat kendala-kendala yang membuat anak muda sulit untuk mendapatkan pekerjaan.

Selain pandemi Covid-19, banyaknya pengangguran anak muda juga disebabkan oleh pemilihan jurusan pendidikan yang tidak sesuai. Banyak anak muda yang tidak memahami konsekuensi dari pilihan jenjang pendidikan yang mereka ambil.

Selain itu, ada beberapa jurusan di perguruan tinggi yang membutuhkan waktu tunggu yang lebih lama untuk mendapatkan pekerjaan, sehingga hal ini juga menjadi faktor yang membuat Generasi Z enggan untuk mencari pekerjaan.

Hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS) juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2023 terdapat sekitar 9,9 juta penduduk muda (usia 15-24 tahun) yang termasuk dalam kategori NEET.

Halaman:

Editor: Iswahyudi


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah