Mengagumkan! Bunga Bangkai Kembali Berbunga di Kebun Raya Cibodas Setelah 4 Tahun

- 27 Mei 2024, 07:02 WIB
Bunga bangkai kembali mekar di Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. Indukan tanaman ini telah dikoleksi sejak tahun 2000 di Sungai Manau, Batang Suliti, Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Jawa Barat.
Bunga bangkai kembali mekar di Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. Indukan tanaman ini telah dikoleksi sejak tahun 2000 di Sungai Manau, Batang Suliti, Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Jawa Barat. /BRIN

RUBLIK DEPOK - Bunga bangkai kembali mekar di Kebun Raya Cibodas, Cianjur, Jawa Barat. Indukan tanaman ini telah dikoleksi sejak tahun 2000 di Sungai Manau, Batang Suliti, Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, Jawa Barat.

Amorphophallus titanum Becc atau bunga bangkai yang sedang mekar saat ini merupakan indukan bunga bangkai yang ada di Kebun Raya Cibodas.

Tanaman ini memiliki bentuk perbungaan yang menjulang tinggi dengan tongkol atau spadiks yang dikelilingi oleh seludang bunga (spatha) dan merupakan tanaman asli Indonesia endemik Sumatera.

Bunga bangkai ini memiliki aroma khas seperti bau bangkai dan memiliki perbungaan terbesar di dunia atau dikenal sebagai perbungaan raksasa di dunia.

Bunga bangkai mekar setiap empat tahun sekali dengan tiga fase pertumbuhan, yaitu vegetatif (berdaun), generatif (berbunga), dan dorman (istirahat). Saat bunga bangkai berbunga, kesempatan untuk menikmatinya hanya sekitar tiga hingga lima hari.

Menurut Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN, Destri, momen mekarnya bunga bangkai ini menarik perhatian masyarakat untuk melihatnya.

Bunga bangkai termasuk dalam kategori spesies terancam punah menurut penilaian dari International Union for Conservation of Nature (IUCN) tahun 2018. Keberadaan tanaman ini dilindungi oleh Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999.

Bunga bangkai mekar untuk kali ketujuh setelah pertama kali mekar pada tahun 2003. Tinggi perbungaan bunga bangkai ini mencapai 2,7 meter saat pertama kali mekar.

Bunga bangkai mulai mekar kembali pada tahun 2024 setelah berumur 35 tahun. Momen mekarnya terjadi pada 28 Februari 2024. Tinggi spadik bunga mencapai 340 sentimeter (3,40 meter) dan lebar spatanya 159 cm.

Halaman:

Editor: Iswahyudi


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah