Pemekaran Wilayah di Jabar: Peluang untuk Mengurangi Kesenjangan dan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

- 27 Mei 2024, 07:39 WIB
Peta Jawa Barat.
Peta Jawa Barat. /

RUBLIK DEPOK - Hingga saat ini, pemerintah pusat masih melakukan moratorium atau penghentian pemekaran wilayah untuk membentuk daerah otonomi baru (DOB). Namun, menjelang Pilkada 2024, wacana pemekaran wilayah di Jawa Barat (Jabar) kembali menjadi perhatian masyarakat meskipun masih terhalang oleh status moratorium.

Setidaknya, ada 9 calon daerah persiapan otonom baru (CDPOB) yang siap dimekarkan di Jabar jika moratorium dicabut oleh pemerintah. Wilayah-wilayah tersebut adalah Sukabumi Utara, Bogor Barat, Garut Selatan, Indramayu Barat, Bogor Timur, Garut Utara, Cianjur Selatan, Tasikmalaya Selatan, dan Subang Utara.

Meskipun masih terdapat hambatan moratorium, para pemimpin dan masyarakat di Jabar tetap mempertimbangkan wacana pemekaran wilayah ini. Mereka berharap bahwa dengan adanya pemekaran wilayah, pembangunan dan pelayanan publik dapat lebih fokus dan efektif di setiap daerah. Namun, tentunya hal ini juga harus dipertimbangkan dengan matang dan melalui proses yang transparan serta melibatkan semua pihak terkait.

Beberapa daerah yang akan dimekarkan di Jabar memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang menjadi daerah otonomi baru. Selain itu, pemekaran wilayah juga diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan mengurangi kesenjangan antara daerah yang sudah maju dan yang masih tertinggal.

Namun, tentunya pemekaran wilayah juga memerlukan biaya yang cukup besar dan memerlukan perubahan struktur pemerintahan yang harus dipersiapkan dengan matang. Oleh karena itu, dibutuhkan kajian yang mendalam dan melibatkan semua pihak sebelum keputusan pemekaran wilayah diambil.

Meskipun masih terdapat beberapa hambatan, wacana pemekaran wilayah di Jabar tetap menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah.

 

Editor: Iswahyudi


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah