Serpihan Petaka di Dieng: Mengungkap Misteri Foto Mayat Bergelimpangan yang Viral

- 3 April 2024, 08:23 WIB

RUBLIK DEPOK - Foto mayat bergelimpangan yang disebut berada di kawasan Dieng, Banjarnegara, viral di media sosial. Foto ini membuat publik mengingat lagi tragedi letusan Kawah Sinila yang menewaskan 149 warga akibat menghirup gas beracun pada tahun 1979.

Foto tersebut diunggah oleh akun @Georitmus. Akun tersebut mengunggah foto lawas yang menampakkan mayat-mayat bergelimpangan. Di slide selanjutnya, terdapat foto pemakaman massal.

Akun tersebut mengatakan ratusan orang dan hewan ternak tewas dalam waktu singkat setelah Kawah Sinila meletus.

"Tak jauh dari Desa Batur, terdapat kuburan massal dengan tugu berbentuk tangan yang memegang kartu, menyimbolkan "stop perjudian". Dibuat sebagai peringatan bagi warga desa atas petaka menjelang pagi tahun 1979," kata Georitmus, Selasa (2/4/2024).

"Masyarakat percaya, peristiwa alam yang mematikan itu akibat perbuatan warga Dieng yang bertentangan dengan norma, seperti berjudi, yang merajalela pada tahun 1979," imbuh dia.

Tragedi Sinila terjadi pada tahun 1979. Seratusan warga tewas akibat gas beracun (CO2) dari Kawah Timbang di dataran tinggi Dieng.

Tragedi ini masih terekam dengan jelas dalam ingatan Kepala Desa terakhir Desa Kepucukan, Sutikno. Pria 69 tahun ini menceritakan, gempa beruntun mengawali peristiwa yang terjadi pada tahun 1979 itu. Tepat pukul 02.20 WIB, terjadi erupsi di Kawah Sinila.

Jarak Kawah Sinila dengan permukiman hanya dua kilometer. Warga sekitar pun panik. Saat itu warga berbondong-bondong meninggalkan rumah mereka demi menyelamatkan diri.

Halaman:

Editor: Iswahyudi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x