Pengakuan dan Permohonan Maaf Sopir Bus yang Bawa Rombongan SMK Lingga Kencana

- 13 Mei 2024, 11:29 WIB

RUBLIK DEPOK - Kecelakaan maut yang menimpa bus pariwisata rombongan SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang meninggalkan banyak duka, terutama bagi sang sopir, Sadira. Sadira, yang merupakan sopir bus Trans Putera Fajar, mengungkapkan penyesalannya atas kecelakaan maut yang merenggut 11 korban jiwa di Ciater.

Meskipun telah berusaha dengan sebaik mungkin, upaya Sadira untuk mengurangi jumlah korban tidak berhasil dan menyebabkan 11 jiwa meninggal dalam kecelakaan maut di Ciater tersebut.

"Dengan tulus hati, saya memohon maaf kepada keluarga korban, karena kejadian ini sungguh tak diinginkan oleh siapapun," ujar Sadira pada Senin (13/5/2024).

"Ini adalah musibah, saya mohon maaf kepada keluarga korban yang tidak ada hentinya.. saat saya membawa kendaraan, baik yang terluka parah maupun ringan, atau bahkan meninggal, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya," lanjutnya.

Saat ini, kondisi Sadira sendiri tergolong sebagai korban luka. Kakinya masih sulit untuk digerakkan, namun kondisinya perlahan-lahan membaik dan ia sudah mampu untuk berbicara dan menjelaskan kronologi kejadian.

Menurut keterangan dari Sadira, ia merasakan rem blong pada bus yang dikendarainya ketika tiba di wilayah Ciater, Subang. Saat itu, rombongan SMK Lingga Kencana baru selesai makan bersama dan berwisata dari Tangkuban Perahu. Meskipun merasa panik, Sadira berusaha untuk tetap tenang dan berpikir jernih. Sadira mencari jalan keluar untuk mengatasi rem blong tersebut demi mengurangi dampak yang lebih parah. Setelah tidak menemukan solusi yang tepat, Sadira meminta para penumpang untuk bersiap-siap karena rem bus tidak berfungsi.

Tanpa ragu, Sadira langsung memutar kemudi ke arah kanan dan menabrakkan bus ke tiang listrik terdekat.

"Saya mengarahkan mobil ke kanan, ternyata ada satu sepeda motor di sana. Saya melihat tiang listrik. Kalau tidak ada tiang listrik itu mobil akan terus berjalan," ucapnya. Akibatnya, mobil terguling dan menewaskan sebanyak 11 orang penumpang.

Diketahui, kecelakaan bus Trans Putera Fajar yang membawa rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok terjadi pada Sabtu (11/5/2024) sekitar pukul 18.45 WIB. 

Bus tersebut dalam perjalanan dari arah Bandung menuju Subang. Akibat kecelakaan ini, sepuluh siswa yang menjadi penumpang bus dan satu pengendara sepeda motor meninggal dunia.

Editor: Jamhari Ali Gani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah