Terungkap! Ini Nama Samaran Pegi Setiawan saat Berada di Bandung, Lokasi Pelarian Terbongkar

- 24 Mei 2024, 06:39 WIB
Rumah Pegi Setiawan di Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon digeledah Polisi usai penangkapan Pegi alias Perong di Bandung
Rumah Pegi Setiawan di Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon digeledah Polisi usai penangkapan Pegi alias Perong di Bandung /Andi/

RUBLIK DEPOK - Polisi berhasil mengungkap nama samaran yang digunakan oleh Pegi Setiawan, yaitu Perong, saat ia bekerja di Bandung. Pegi Setiawan sebelumnya merupakan seorang kuli atau buruh bangunan sebelum akhirnya ditangkap di Bandung.

Ia merupakan salah satu buronan dalam kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon dan akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian.

Pegi Setiawan ditangkap oleh jajaran Polda Jawa Barat pada Selasa malam, 21 Mei 2024 setelah melarikan diri selama 8 tahun. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast, menjelaskan bahwa Pegi Setiawan sering berganti identitas selama pelariannya, sehingga sulit dilacak.

Saat ditemukan di Bandung, Pegi menggunakan nama samaran Robi saat bekerja sebagai kuli bangunan di Jalan Kopo, Kota Bandung.

Baca Juga: Fakta Terbaru: Pelaku Pembunuhan Vina Ternyata 4 Orang, Bukan Hanya 3!

“Polisi menangkap PS (Pegi Setiawan) saat pulang bekerja sebagai kuli bangunan di kawasan Jalan Kopo, Kota Bandung. Polisi sempat mengalami kesulitan saat melacak keberadaan PS. Selalu berpindah-pindah tempat di Bandung dan Cirebon,” jelasnya. 

Polisi mengalami kesulitan dalam melacak keberadaan Pegi karena ia sering berpindah-pindah tempat di Cirebon maupun Bandung. Pegi akhirnya ditangkap di sekitar Jalan Kopo, Kota Bandung pada pukul 18.23 WIB. Menurut Kabid Humas Polda Jawa Barat, Pegi Setiawan juga pernah menggunakan nama samaran lainnya di tempat kerja.

Polda Jawa Barat telah merilis nama Pegi alias Perong sebagai daftar pencarian orang alias DPO bersama dua orang lainnya, Andi dan Dani. Saat ini Pegi sudah ditahan, namun Andi dan Dani masih dalam pengejaran.

Pakar Psikologi Forensik, Reza Indragiri, heran mengapa polisi baru berhasil menangkap Pegi setelah delapan tahun pelarian.

Halaman:

Editor: Iswahyudi


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah