Tersangka Kasus Pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, Pegi Setiawan Diketahui Berada di Bandung saat Kejadian

- 28 Mei 2024, 01:14 WIB
Tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, Pegi Setiawan disebut sedang berada di Bandung, Jawa Barat saat kejadian berlangsung.
Tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, Pegi Setiawan disebut sedang berada di Bandung, Jawa Barat saat kejadian berlangsung. /(ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI)

RUBLIK DEPOK - Tersangka kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon, Pegi Setiawan dikatakan berada di Bandung, Jawa Barat saat kejadian terjadi. Suharsono, teman kerja Pegi, menyatakan bahwa pada saat kejadian, Pegi masih berada di Bandung hingga larut malam.

Saat itu, pada Sabtu 27 Agustus 2016, Suharsono memberitahu Pegi dan teman-temannya bahwa ingin berhenti bekerja dan pulang ke Cirebon. Suharsono meminta kepada Pegi untuk menyampaikan hal tersebut kepada bos di tempat kerja mereka. Pegi menyanggupi permintaan tersebut.

"Saat tanggal 27 Agustus 2016, saya ingin pulang karena tidak betah. Saya memberitahu Pegi, Parman, Ibnu, dan Robi, 'Saya ingin pulang, tolong sampaikan'. Mereka merespons dengan baik," ujarnya dalam tayangan salah satu stasiun TV, Senin (27/5).

Baca Juga: Pegi Diamankan Polisi Usai Konferensi Pers, Berkali-kali Membantah Tuduhan Pembunuhan!

Setelah itu, Suharsono mengatakan bahwa Pegi dan teman-temannya mengantarnya ke jalan raya untuk menemukan kendaraan. Namun, Pegi tidak ikut kembali ke Cirebon bersamanya.

"Ketika angkot datang, saya naik. Robi, Ibnu, dan Pegi yang mengantarkan, pada tanggal 27 Agustus 2016 sekitar jam 8 malam setelah menerima gaji," kata Suharsono.

Pegi Setiawan alias Perong alias Robi Irawan, yang sebelumnya dalam daftar pencarian selama delapan tahun, telah ditangkap oleh polisi dan dihadapkan pada hukuman mati. Polisi menjerat Pegi dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP, dan Pasal 81 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Baca Juga: Linda, Sahabat Dekat Vina Tampil di Hadapan Publik untuk Pemeriksaan Ditreskrimum Polda Jawa Barat

Ancaman hukuman mati diterapkan karena Pegi disebut sebagai otak dari kasus pembunuhan tersebut. Menurut Dirkrimum Polda Jabar Kombes Surawan, dari hasil penyelidikan, awal keributan yang berujung pada kematian Vina dan Rizky dimulai dari inisiatif Pegi.

Halaman:

Editor: Iswahyudi


Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah