Masih Diselimuti Duka, Kegiatan Belajar di SMK Lingga Kencana Depok Kembali Aktif Besok

- 15 Mei 2024, 15:22 WIB
Pengurus Yayasan Kesejahteraan Sosial menggelar konferensi pers di SMK Lingga Kencana, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (12/5/2024). (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Pengurus Yayasan Kesejahteraan Sosial menggelar konferensi pers di SMK Lingga Kencana, Kota Depok, Jawa Barat, Minggu (12/5/2024). (ANTARA/M Fikri Setiawan) /Dok. (ANTARA/M Fikri Setiawan)/

RUBLIK DEPOK - SMK Lingga Kencana Depok akan memulai pembelajaran tatap muka mulai besok, Kamis (16/5/2024). Kabar ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMK Lingga Kencana, Sahroji saat dihubungi secara daring pada Rabu (15/5/2024).

Pada pagi harinya, seluruh siswa melakukan takziah ke salah satu guru yang menjadi korban kecelakaan bus di Ciater, Subang, yaitu Suparyogi. Sepanjang perjalanan menuju tempat takziah, salah satu guru menyatakan bahwa kejadian ini telah menimbulkan trauma bagi seluruh pihak.

"Saat ini, kami masih dalam proses pemulihan dari trauma yang kami alami," ujar salah satu guru.

Sementara itu, di halaman depan gedung SMK Lingga Kencana, terlihat berjejer papan karangan bunga dukacita. Beberapa pihak, seperti Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kemendikbudristek, dan Yayasan Darul Irfan, juga mengirimkan belasungkawa atas kejadian tersebut.

Sebelumnya, Yayasan Kesejahteraan Sosial (YKS), yang menaungi SMK Lingga Kencana Depok menyebut bahwa agenda perpisahan sekolah telah disepakati bersama dengan para wali murid.

Menurut Dian Nurfarida, Kepala Bagian Informasi YKS, sebelum acara perpisahan dilangsungkan, telah diadakan rapat yang membahas agenda perpisahan secara rinci.

 

"Itu sudah melalui kesepakatan antara orangtua siswa dan guru," katanya, Minggu (12/5/2024).

Editor: Jamhari Ali Gani


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah