Pemkot Depok Berkoordinasi dengan Polres Terkait Kasus Perundungan di Sekolah, Korban Dapat Pendampingan

- 7 Juni 2024, 16:38 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi /Pixabay

RUBLIK DEPOK - Polisi telah menangkap dua siswi SMP yang diduga sebagai pelaku perundungan terhadap siswi SD di Pancoran Mas, Depok. Wali Kota Depok, M Idris, meminta kepada bawahannya untuk menangani kasus tersebut.

"Instruksi kepada perangkat daerah terkait agar segera menangani kasus perundungan terhadap anak, terutama yang masih bersekolah," ujar Idris dalam keterangan tertulis di situs resmi Pemerintah Kota Depok, Jumat (7/6/2024).

"Informasi mengenai perundungan siswa sekolah masih berada di Balikpapan dalam acara Apeksi, saya telah memerintahkan perangkat daerah terkait untuk melakukan penelusuran dan langkah-langkah taktis dalam penanganan kasus bersama Polres Metro Depok," tambahnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Nessi Annisa Handari, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Depok terkait kasus ini. Dia juga menyebut bahwa Pemkot Depok memberikan pendampingan kepada korban.

"Tim Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di DP3AP2KB Kota Depok sudah berkoordinasi dengan Kanit PPA Polres, korban telah melaporkan kasus ini ke pihak Polres," kata Nessi.

"Insyaallah, hari ini sudah kami dijadwalkan pertemuan. Hari ini UPTD PPA juga akan melakukan asesmen, konseling, serta pendampingan hukum dan pelaporan ke Polres," jelasnya.

Dia menyatakan bahwa Pemkot Depok berusaha agar dua murid SMP terduga pelaku tidak dikeluarkan dari sekolah. Pemkot juga akan memberikan pembinaan.

"Selain itu, DP3AP2KB Depok juga akan berkoordinasi dengan Disdik untuk memastikan pelaku tidak dikeluarkan dari sekolah. Ke depan, akan direncanakan edukasi ke sekolah yang bersangkutan," tutupnya.

Sebelumnya, polisi menangkap dua murid SMP sebagai pelaku perundungan terhadap siswi SD di Pancoran Mas, Depok. Dalam kasus ini, polisi berupaya melakukan diversi.

Halaman:

Editor: Iswahyudi


Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah