Imam Budi Hartono Calon Wali Kota Depok, PKS Yakin Bisa Membawa Kota Depok Lebih Baik

- 24 April 2024, 15:55 WIB
/

RUBLIK DEPOK - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menyatakan bahwa partainya akan mendukung kader internal dalam pemilihan kepala daerah atau Pilkada 2024 di Kota Depok. Kader internal yang dipilih adalah Imam Budi Hartono.

"Dengan semangat yang tinggi, kami akan terus melanjutkan perjuangan dalam Pilkada 2024. Kami berharap calon yang kami usung, yaitu Imam Budi Hartono," ujar Ahmad Syaikhu dalam keterangan video di Depok pada Selasa, 23 April 2024.

Syaikhu yakin bahwa Imam Budi Hartono akan menjadi calon wali kota yang mampu membawa Kota Depok menjadi lebih baik, berkat kemampuannya dan pengalaman yang dimilikinya.

"Dengan izin Allah, kami yakin akan sukses dan mampu membawa Kota Depok ke arah yang lebih baik. Allahu Akbar," tambah Syaikhu.

"Saya Ahmad Syaikhu, selaku Presiden PKS, mengucapkan taqabbalallahu minna wa minkum (mohon maaf lahir dan batin) khususnya kepada anggota dan simpatisan PKS di Kota Depok," ungkapnya dalam video tersebut.

Imam Budi Hartono juga membenarkan bahwa PKS akan mendukung kader internal dalam Pilkada Depok 2024. Informasi tersebut disampaikan oleh Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat kunjungan Imam Budi Hartono dan pengurus DPD PKS Kota Depok ke kediaman ketua partai politik tersebut.

"Kami, PKS Kota Depok, melakukan halalbihalal dan silaturahim Lebaran dengan pengurus PKS Kota Depok ke kediaman Presiden PKS Ustaz Ahmad Syaikhu," ungkap Imam.

Imam menyatakan bahwa Presiden PKS berencana hadir di Kota Depok dalam acara halalbihalal Lebaran bersama struktur DPD, DPC, DPRa, dan dewan pakar PKS kota tersebut pada Rabu, 24 April 2024.

“Beliau akan menyerahkan langsung surat rekomendasi calon wali kota Depok pada acara tersebut," tambah Imam.

Selain itu, Imam Budi Hartono juga menyampaikan niatnya untuk melanjutkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Depok 2021-2026 jika terpilih dalam Pilkada 2024.

"Masa jabatan pasangan Idris-Imam terpotong oleh Pilkada serentak, seharusnya berlangsung hingga 2026 namun hanya sampai 2025. Namun, saya akan melanjutkan program-program yang tercantum dalam RPJMD jika terpilih nanti," jelas Imam di Depok pada Kamis, 18 April lalu.

Imam menegaskan bahwa RPJMD ini merupakan program lima tahun ke depan yang merupakan janji politik dari kepala daerah saat kampanye. Meskipun terpotong menjadi 4 tahun, RPJMD ini akan dilanjutkan jika terpilih dalam Pilkada 2024.

"Undang-undang memperbolehkan untuk melanjutkan program tersebut oleh wali kota terpilih. Saya dan Mohammad Idris berpasangan sehingga sejalan dalam visi. Program-program yang dibuat oleh Idris-Imam sangat baik bagi masyarakat Kota Depok, sayang jika tidak dilanjutkan," tambahnya.

Imam juga menekankan bahwa program-program seperti beasiswa dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, magang kerja gratis di luar negeri, dan dukungan untuk menciptakan wirausaha baru dan wirausaha perempuan akan terus ditingkatkan jika terpilih dalam Pilkada 2024.

Editor: Iswahyudi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah