Pakar Seni Bali Ciptakan Patung Dewi Kencana di Puncak, Filosofinya Membuat Warga Tidak Menolak

- 25 April 2024, 18:43 WIB
Patung Dewi Kencana
Patung Dewi Kencana /X Info Bogor /

RUBLIK DEPOK - Patung Dewi Kencana yang berada di salah satu lokasi wisata di Puncak ditolak oleh sebagian warga. Namun, pihak pengelola menjelaskan filosofi di balik patung tersebut.

Mereka menyebutkan bahwa patung itu tidak memiliki kaitan dengan agama, seperti yang disangkakan oleh sebagian warga Bogor.

Menurut juru bicara Pakis Hills, Mohamad Jatnika, patung tersebut dibuat dari bahan stirofoam yang dibungkus dengan bambu, serta resin sebagai pengawetnya.

Patung tersebut bukan terbuat dari batu atau semen, melainkan stirofoam. Jatnika juga menjelaskan bahwa patung tersebut dibuat langsung oleh seniman patung asal Gianyar, Bali, yang bernama I Gusti Ngurah Dalem Ramadi.

Seniman ini diboyong ke lokasi oleh pemilik lokasi wisata yang juga seorang seniman lukis asal Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, yang dikenal dengan nama Dodi alias Dodi Meneer.

Baca Juga: Dinilai Berhala dan Tidak Sesuai Adat Budaya Warga Bogor, Patung Dewi Kencana Akan Dibongkar

Dikatakan bahwa patung Dewi Kencana dinamai oleh pemilik lokasi wisata yang dikaitkan dengan keindahan kawasan Puncak. Patung itu menggambarkan Dewi Kencana yang memegang pucuk daun teh di tangan kiri dan kendi air di tangan kanan.

Menurut Jatnika, patung ini memiliki filosofi tentang keindahan dan kesuburan kawasan Puncak, Bogor.

"Karena kita berada di kawasan Gunung Mas, kata 'kencana' berarti emas. Dewi Kencana memegang pucuk teh di tangan kiri, mengagungkan keindahan alam Puncak, sedangkan tangan kanan yang memegang kendali air melambangkan kesuburan kawasan ini," jelas Jatnika.

Halaman:

Editor: Iswahyudi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah